Karnaval Blog: Minum Teh Bersama Ibu (MTBI#6)

Trainer Dimarahi

(Judul lengkapnya seharusnya adalah “Trainer Kecil dan Adiknya … Dimarahi Ibu”)

Oleh: NH18

Namanya juga masih anak-anak, Trainer Kecil dan adiknya kadang juga dimarahi Ibunya.  Sejatinya Ibuku adalah seorang yang sangat sabar, kalau bicara pun lemah lembut.  Sehingga kalau beliau marah itu artinya, tindakan kami memang sudah keterlaluan. Dan marah itu tentu merupakan upaya Ibu untuk mendidik kami, sepasang anak-anaknya.

Ada satu peristiwa yang masih aku ingat sekali … And I think … Adikku Tante Sruntul pun juga masih ingat akan peristiwa ini.  Suatu peristiwa dimana Ibu marah besar pada kami berdua.  Aku lupa tahun berapa persisnya.  Sekitar tahun 72-73-an lah.  Aku masih SD.  Kami masih tinggal di suatu kompleks perumahan dosen di kawasan Ciputat.

Sore hari, sekitar jam 4-an … Ciputat habis diguyur hujan lebat … dan masih meninggalkan gerimis rintik-rintik.  Ibu meminta kami berdua mandi sore dan berganti pakaian piyama masing-masing.  Aku berwarna biru … adikku pink … Ahhh sudah segar dan bersih semua.

Selesai mengurus kami, Ibu berniat untuk ke warung sebentar, ke Warung bu Nardi.   Jaraknya sekitar 200 m dari rumah kami.  Ibu berpesan wanti-wanti kepada kami untuk tinggal jaga rumah sebentar … ndak boleh keluar … mesti dirumah saja … belajar.

Tapi entah setan apa yang merasuki kami berdua … tak lama setelah Ibu pergi … kami pun mengambil sandal jepit masing-masing … dan nekat menyusul Ibu ke warung …

Dengan riang ria … naif … bercanda-canda, kami NH bersaudara ini … berjalan berdua di tengah gerimis sore itu … menyusul Ibu ke Warung Bu Nardi … (ya … jalan becek sodara-sodara … dan tentu saja celana panjang piyama kami jadi kotor ndak keruan). (pakai sendal jepit pula … para pembaca pasti tau “efek cipratannya” kan …??? )

Sesampainya di warung… aku memanggil Ibu dengan kalemnya … “Iibbuu …” (kalo dinotasikan, bunyi nadanya tuh … “Sol mi sol” …).  (cengengesan tanpa rasa bersalah …).

Ibu pun kaget setengah mati …”Hey … ngapain kalian ke sini ???, kan Ibu suruh jaga rumah !!!” (Setengah berteriak … Ibu menghardik kami … )( Ibu jelas marah sangat).

Ups .. (gluk) … Tanpa pikir panjang, kami berdua, balik kanan, ngacir lari sekencang-kencangnya pulang.  And yes … cipratan sendal jepit pun tentu semakin heboh mengotori piyama kami.  Sesampainya di rumah … kami berdua pun kompak bersembunyi di kolong tempat tidur … saking takutnya …  Ya betul … di bawah tempat tidur sodara-sodara … (kalo ndak percaya … tanya Tante Sruntul …).  (Sungguh konyol sangat kelakuan kami waktu itu …).  (apa maksudnya coba … mau maen “tak umpet” ?? … ya jelas gampang ketauan lah …)

And yes … sesampainya Ibu di rumah … kami kena marah … marah yang sungguh marah … kami berdua pun langsung dimandikan lagi … ganti baju bersih lagi … sambil terus dimarahi tentu … (Bagaimana Ibu tidak kesal … sudah capek-capek dimandikan … mengganti baju piyama yang bersih … eeehhh ini malah ngacir keluar, ciprat-cipratan becek dan kotor seperti itu).  Ibu jengkel dan kecewa karena kami tidak mengindahkan pesan beliau.  Dan Ibu pasti juga kuatir,  takut kami sakit karena kena gerimis sore itu …

BTW … Waktu itu kami tidak punya Domestic Assistant.  Mencuci, menyetrika, masak dan pekerjaan rumah tangga lainnya dikerjakan sendiri semuanya oleh Ibu … Ibu pun waktu itu masih bekerja, mengajar di salah satu SMA.  Kebayang betapa masygul, kuatir dan kecewanya Ibu waktu itu … (dan beliau juga pasti telah lelah bekerja seharian … )

Ah … Kami tidak pernah lupa akan kelakuan kami yang satu ini …  Maafkan kami ya Bu …

(Sis … kamu masih inget kan kemarahan Ibu yang satu ini … ???)

 

Catatan Kyaine:
Bro & Sist, di hari keenam MTBI digelar kita santai sejenak, setelah lima hari kemarin kita termehek-mehek bersama ibunda kita. Artikel Pak NH (saya belum tahu singkatan apa NH ini, bolehlah saya sebut New Horizon karena setiap membaca artikel yang beliau tampilkan saya mendapatkan sebuah cakrawala yang baru) ini di dalamnya ada kenakalan ala anak-anak, ada kelucuan dan hikmah di balik cerita tersebut. Sekesal apa pun ibu kita terhadap kenakalan anak-anaknya, semua itu wujud kasih sayangnya kepada kita. Peringatan: Gambar di atas bukan Trainer Kecil dan adiknya!
Di akhir pekan ini, bagikan pengalaman kenakalan Bro & Sist di masa kecil yang membuat ibu Bro & Sist marah, jengkel, kecewa atau bahkan malah membuat beliau tersenyum. Monggo, Mas lan Mbakyu.

Advertisements

45 thoughts on “Karnaval Blog: Minum Teh Bersama Ibu (MTBI#6)

  1. Salam Takzim
    Bukan hanya satu atau dua kali saya membuat ibu saya sedih, bahkan pernah saat mencari kayu dihutan untuk keperluan memasak, saya harus pulang dibopong teman karena jatuh dari ketingggian pohon karet saat mengijak batang yang kering. Ibu marah sekali, tetapi ibupun bersedih, Ah memang kenakalan anak selalu saja bikin ibu marah.
    Salam Takzim Batavusqu
    .-= Batavusqu punya artikel menarik dengan judul ..Kado Tahun Baru =-.

  2. Salam Takzim
    Satu lagi yang memang harus diberikan kepada om Trainner (NH18) acungan jempol, karena sudah mendapatkan tiket dari pak Guskar dalam acara MTBI, semoga menajdi inspirasi para sahabat dengan cara om NH18 menguggah lewat tulisan.
    Salam Takzim Batavusqu
    .-= Batavusqu punya artikel menarik dengan judul ..Kado Tahun Baru =-.

    • @Mas Zipoer
      Bener mas …
      Semasa anak-anak kadang kita selalu berbuat kenakalan yang membuat ibu kita marah sekaligus sedih …
      KArena kemarahan ibu ini adalah sebetulnya karena dia sangat sayang pada kita …
      Dia tidak ingin anak-anaknya celaka karena kenakalannya sendiri

      Salam Takzim juga Mas
      .-= nh18 punya artikel menarik dengan judul ..Support Holiday Hours =-.

  3. Kita dari mulai lahir sampai sudah besar pun selalu ada kerepotan buat Ibu. Dan Ibu masih rela untuk selalu memikirkan anak-anaknya. Kasih ibu tidak pernah putus sepanjang hayatnya untuk anak-anaknya.

  4. Selamat Mas Triner.
    waktu kecil saya juga pernah lebih parah mas seumur jika mendung–janjia sama teman2 kalau hujan lebat nanti hujan-hujanan dengan sepak bola plastik. uiiiih, nikmatnya Mas. habis itu pileg dan pusing deh….,

    anehnya, kalau sudah sembuh, dan besok ada hujan lagi…ya hujan-hujanan lagi. saya lupa waktu itu umur berapa gitu. ya masih SD pokoknya. dasar masih kecil, ketika pulang dan ibu pasti tahu saya habis hujan-hujana, malah di suruh: yah..hujan-hujanan ya…sana nggak usah pulang sekalian biar pileg!, saypun cengengesan..karena berpikir teman-temanku saja nggak di omelin sama ibunya. mungkin teman-temanku lebih parah kali ya kena marah Ibunya gara-gara hujan-hujanan…he..

  5. sudah tabiatnya anak kecil kali ya mas, setiap diri kita diwaktu kecil mempunyai kenekadan..polos tentunya karena tidak tahu yang ibu rasakan waktu itu, jadi santai saja ‘slonong boy’, he…
    .-= Badruz punya artikel menarik dengan judul ..Superman Is Dead =-.

    • @ Mas Badruz
      Hahahaha …
      Saya dan My Sis juga punya pengalaman mengenai mandi hujan ini …
      Saya kasih judul … MANDI HUJAN …

      Bedanya kalau saya …
      Jika hujan deres izin proposal mandi hujan disetujui …
      Tetapi kalau hujan gerimis … malah ndak boleh sama sekali

      Salam saya Mas Badruz
      .-= nh18 punya artikel menarik dengan judul ..Support Holiday Hours =-.

  6. wkekkkekk, senangnya hatiku om NH dimarahin sama ibu 😛
    klo aku? dimarahin? tentu saja ga pernah, weiceh..
    *boongdotinfo*

    Selamat untuk om NH, tulisan beliau memang selalu menyegarkan

    • @ Bundo di Bukit tinggi
      Hehehehe …
      Saya juga percaya kok kalo Bundo tak pernah dimarahi …
      Bundo kan anak baik hati, jujur dan tidak sombong

      Menyegarkan ? Alhamdulillah …
      Sama Es Tebak pebih menyegarkan mana Bundo ??? 🙂 🙂

      Salam saya Bundo
      .-= nh18 punya artikel menarik dengan judul ..Support Holiday Hours =-.

  7. Ah cerita di atas mengingatkan saya akan cerita-cerita nakal sewaktu kami (saya dan saudara2 saya) kecil dulu, begitu banyak cerita…cerita tentang bermain-main di bawah derasnya hujan salah satunya…Tapi kemarahan seorang ibu memang justru biasanya lebih karena kekhawatiran beliau kepada anak-anaknya…

    Gambar di atas sangat cocok dengan cerita ini, lucu dan menggemaskan 😛
    .-= RitaSusanti punya artikel menarik dengan judul ..Jejak-jejak Langkah Kita =-.

    • @ Ibu Rita
      Seperti juga nara blog yang lain …
      kenapa ya kita semua pasti punya pengalaman mandi hujan ?
      memang mandi hujan itu suatu saat yang tiada duanya …
      Nikmat sangat …
      Mengenai Foto ?
      HEhehehe … itu jauh sangat dengan gambaran kami berdua
      Saya dan my sis tidak seganteng dan cantik itu …
      (tapi menggemaskannya mungkin sama …)
      Hahahaha (trainer numpang narcis …)

      Salam saya Ibu
      .-= nh18 punya artikel menarik dengan judul ..Support Holiday Hours =-.

  8. Salam Takzim
    Balik lagi ya pak boleh kan mau lihat komentar sahabat dan jawaban om NH18 yang nama kecilnya sama dengan NH Dini pengarang terkenanl, mana nih om NH18
    Salam Takzim Batavusqu
    .-= Batavusqu punya artikel menarik dengan judul ..Kado Tahun Baru =-.

    • To Mas Zipoer …
      MAs Zipoerlah yang memberi tahu bahwa Mas Gus memilih artikel saya di MBTI #6
      Jika mas Zipoer tidak memberi tahu saya di Blog saya
      mungkin saya belum kesini Mas …

      Terima kasih mas zipoer
      .-= nh18 punya artikel menarik dengan judul ..Support Holiday Hours =-.

  9. Saya setuju sekali Guskar memilih tulisan OM NH ini…
    Tulisan beliau memang selalu segar dan khas. Tulisan beliau ini salah satu favorite saya.

    And yes… (om nh mode: ON)
    kenakalan khas anak kecil…
    bila disikapi dengan bijak oleh orang dewasa
    akan mampu memberi pembelajaran luar biasa….

    Om NH… kenangan itu indah sangat

    Salam saya 🙂

    • @ Uda Vizon
      Terima kasih Uda …
      And Yes …
      Memang kenangan itu sangat indah …
      Bahkan dimarahi pun menjadi kenangan indah bagi saya pribadi
      karena saya tau …
      Itu tanda sayang ibu pada kita …

      Salam saya Uda

  10. waktu kecil.. aku pernah dimarahin ibu..
    dan sempet dijewer gara2 aku nakal..
    tapi setelah itu ibu menangis…
    hikkss… aku jd ikutan nangis…
    setelah peristiwa itu.. aku slalu takut membuat ibu tersakiti
    .-= elmoudy punya artikel menarik dengan judul ..Perjalanan Sunyi =-.

    • @ el moudy
      Setelah dijewer beliau menangis …
      Ini menggambarkan bahwa beliau sangat menyesal telah berbuat kasar pada anaknya

      Beliau pasti sayang sekali sama El Moudy

      Salam kenal saya

  11. MAS GUSKAR

    Saya merasa terhormat sekali …
    Artikel saya bisa masuk disini …
    Saya senang bisa berpartisipasi di acara “Minum Teh Bersama Ibu”

    Ini hal yang sangat sederhana …
    Namun memberi inspirasi pada kita semua …
    Untuk selalu mengingat Ibu kita
    Kasih sayang beliau tiada duanya di dunia ini

    Nara Blog Sayang Ibu …

    Salam saya Mas Gus
    dan Terima Kasih …
    Saya senang sangat

    • @pak aldy
      So mari kita berikan kebahagiaan untuk ibunda tercinta
      Jika dia dekat … kunjungi lah
      Jika beliau ada di kota lain … mungkin satu dua telpon akan membahagiakan …

      Salam saya Pak
      .-= nh18 punya artikel menarik dengan judul ..BALANCING =-.

  12. marahnya ibu pasti karena sayang.
    Mending panjenengan masih kecil dimarahi.
    aku dah jenderal,punya cucu 3,laptopku mau dibanting emak gara2 cucuku jatuh dari tempat tidur ha ha ha ha… beliau kan mayor jenderal.
    Salam hangat dari Surabaya

  13. Kadang memang ibu kita perlu marah, hanya krn tdk ingin kita sakit atau melakukan kesalahan.
    namun, dulu kita belum menyadarinya ya Mas Enha.
    setelah dewasa , maka jadilah hal itu kenangan yg sangat indah.
    salam hormat utk ibunda tercinta.
    salam.
    .-= bundadontworry punya artikel menarik dengan judul ..Sepatah Kata,Sepetak Surga =-.

  14. hihihi… lucu… kayaknya saya juga pasti jewer anak saya klo kayak gitu… selain capek harus mandiin lagi 🙂 pastinya ya takut mereka sakit krn hujan.. … yang pasti maaf nya pasti diterima.. karena saat marah2..hati kecil sang ibu pasti geli melihat tingkah anak-anaknya waktu itu… tulusnya hati seorang ibu seperti mata air…murni…
    .-= ceuceusovi punya artikel menarik dengan judul ..Dokumentasiku =-.

    • @ceu sovi …
      Betul ceu …
      Ibu dulu itu jengkel dengan kelakuan nakal kita …
      Dan ketika cerita itu kami ceritakan kembali …
      di depan anak-anak saya …
      kita semua malah tertawa-tawa …
      Hehehe

      Dan memang betul … kasih ibu itu … tulus murni … seperti mata air murni
      Hanya memberi … tak harap kembali …””

      Salam saya Ceu
      .-= nh18 punya artikel menarik dengan judul ..EMPEROR RISE =-.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s